Segera Hadir

Satu kios foto.
Lima aplikasi
menjalankannya.

Booking lewat WhatsApp, QRIS lewat device terpisah, capture software lain lagi. Rawframe menyatukan alur yang tercecer jadi satu sistem untuk bisnis foto Indonesia.

01
BOOKING 14:00 SEN, 15 JAN
02
Rp 25.000 ■ LUNAS
03
3 CAPTURING
04
TERKIRIM
RAWFRAME · SESI #0001
[ Masalah ]

Bisnis kios foto Anda dioperasikan dengan tumpukan aplikasi.

Setiap aplikasi punya langganan, antarmuka, dan titik gagal sendiri. Inilah yang membuat operasional sehari-hari terasa berat.

Booking di utas WhatsApp

Pelanggan chat kapan saja, slot tertukar, dan jadwal kios harus direkap manual tiap malam.

Pembayaran di device terpisah

QRIS di device berbeda dari capture software. Pendapatan tidak tercatat per sesi, rawan selisih.

Tidak ada data pelanggan

Tidak tahu siapa pelanggan berulang, jam ramai, atau sesi yang paling laris. Semua tebakan.

Aplikasi tercecer

Capture software satu, QRIS middleware lain, spreadsheet rekap lain lagi. Tiap masalah, bingung mulai dari mana.

[ Solusi ]

Satu sistem. Empat bagian alur yang sebelumnya tersebar.

Rawframe menyatukan booking, pembayaran, sesi, dan data dalam satu alur yang terhubung. Bukan menambah aplikasi, tapi menggantikan tumpukan.

Booking & Antrian

Pelanggan reservasi slot tanpa bolak-balik chat WhatsApp. Antrian terlihat di kios, status tercatat otomatis.

Pembayaran QRIS di Kios

Bayar QRIS langsung di alur sesi, bukan aplikasi terpisah atau device tambahan. Pembayaran terverifikasi, sesi terbuka otomatis.

Sesi Self-Service Otomatis

Countdown, capture, dan preview berjalan sendiri tanpa staf jaga. Pelanggan selesai, sesi berikutnya langsung siap.

Dashboard Pemilik

Pelanggan berulang, jam ramai, pendapatan per sesi. Semua tercatat tanpa rekap manual di akhir hari.

Menyatu dengan Alur yang Ada

Rawframe adalah lapisan booking, pembayaran, dan data di atas kios yang sudah berjalan. Bukan paksaan ganti seluruh sistem dari nol.

Satu sistem.
Bukan lima aplikasi.

Booking, pembayaran, sesi, dan data dalam satu alur yang terhubung. Itu inti Rawframe.

[ Cara Kerja ]

Empat langkah dari booking sampai hasil terkirim.

Alur yang sama dengan yang ada di pita foto di atas, dijabarkan lebih rinci. Inilah yang dialami pelanggan Anda tanpa staf jaga.

01

Booking dikonfirmasi

Pelanggan pilih slot dari halaman booking, konfirmasi otomatis. Tidak ada lagi chat "kak, slot jam 2 masih?" yang harus dibalas saat Anda sedang melayani pelanggan lain.

02

Bayar QRIS di kios

Pelanggan scan QRIS dari layar yang sama dengan capture software. Pembayaran terverifikasi, sesi terbuka otomatis. Tidak ada device terpisah, tidak ada staf yang harus jaga.

03

Countdown dan capture

Sesi berjalan otomatis. Countdown, capture, preview. Pelanggan lihat hasilnya di layar, tidak perlu staf yang menekan tombol atau mengatur pose.

04

Hasil terkirim, data tercatat

Hasil sesi dikirim ke pelanggan, data masuk ke dashboard Anda. Anda tahu sesi mana yang baru selesai, berapa pendapatannya, dan siapa pelanggan yang kembali ketiga kalinya.

[ Untuk Siapa ]

Dibuat untuk tiga profil pemilik bisnis foto.

PROFIL 01

Mau buka self-photo-studio baru

Anda sedang merencanakan buka studio foto self-service. Daripada merakit tumpukan aplikasi dari nol, mulai dengan satu sistem yang langsung menyatukan booking, pembayaran, dan operasional.

PROFIL 02

Photobooth event dan wedding yang sudah jalan

Bisnis Anda sudah berjalan, tapi setiap event berarti koordinasi WhatsApp, device QRIS terpisah, dan rekap manual setelah pulang. Rawframe merapikan alur itu jadi satu sistem.

PROFIL 03

Mau ekspansi multi-cabang

Anda sudah punya satu atau dua lokasi, dan ingin buka yang ketiga. Dashboard pemilik memungkinkan Anda lihat performa semua cabang dari satu layar, tanpa minta laporan terpisah dari masing-masing lokasi.

[ Kenapa Rawframe ]

Fragmentasi itu bukan takdir. Itu kebetulan pasar yang belum punya jawaban.

Sebagian besar operator self-photo-studio di Indonesia hari ini merakit alurnya sendiri. Capture software berlangganan, QRIS middleware dari vendor berbeda, dan booking manual lewat WhatsApp. Setiap aplikasi punya langganan, antarmuka, dan titik gagal sendiri.

Rawframe dibangun oleh Recodex ID, tim yang sudah mengirimkan aplikasi kios capture dan paywall QRIS untuk klien nyata. Kami tidak menerka apa yang dibutuhkan operator. Kami sudah membangunnya dalam bentuk terpisah, dan sekarang menyatukannya jadi satu sistem.

Kami tidak menjual "semua dalam satu" sebagai slogan pemasaran. Kami menawarkan satu sistem yang benar-benar menyatukan booking, pembayaran, sesi, dan data, di atas kios yang sudah Anda jalankan.

Satu sistem, bukan tumpukan

Booking, pembayaran QRIS, sesi self-service, dan dashboard pemilik dalam satu alur yang terhubung. Bukan slogan, tapi arsitektur.

Dibangun dari pengalaman nyata

Recodex ID sudah mengirimkan aplikasi kios capture dan paywall QRIS untuk klien. Rawframe adalah penyatuannya, bukan tebakan.

Indonesia-first

Dibuat untuk konteks bisnis foto Indonesia. QRIS sebagai standar pembayaran, WhatsApp sebagai kebiasaan, dan kios sebagai unit operasional.

Segera Hadir

Rawframe akan segera tersedia.

Jika Anda menjalankan atau merencanakan bisnis self-photo-studio atau photobooth, daftar waitlist untuk jadi yang pertama tahu saat sistem tersedia.

Hubungi kami via WhatsApp

[NOMOR WHATSAPP AKAN DIISI]

atau
[ FAQ ]

Pertanyaan yang sering muncul.

Rawframe dirancang menyatu dengan setup kios yang sudah Anda jalankan. Tidak ada syarat hardware khusus di luar apa yang sudah Anda pakai untuk capture software saat ini.

Ya. Rawframe diposisikan sebagai lapisan booking, pembayaran, dan data di atas capture software yang sudah berjalan, bukan pengganti. Anda tidak perlu ganti software yang sudah dipakai.

Detail aktivasi akan kami umumkan segera. Daftar waitlist untuk jadi yang pertama tahu saat informasi tersedia.

Peluncuran akan diumumkan segera. Saat ini sistem dalam tahap akhir pengembangan. Pendaftar waitlist akan kami hubungi terlebih dahulu.

Harga akan diumumkan segera. Kami akan menghubungi pendaftar waitlist terlebih dahulu sebelum informasi harga dipublikasikan secara umum.